RANGKUMAN KULIAH
UMUM PEMBATIK LEVEL 4: BERBAGI
“KIAT MENYUSUN
PENULISAN MENARIK”
Alhamdulilah
mengikuti kuliah umum yang sangat inspiratif dengan pembicara yang luar biasa,
penulis buku bestseller di Indonesia yaitu Mbak Asma Nadia. Asma Nadia?? Tentu nama itu tidak asing bagi
pembaca novel yang bikin baper. Asma Nadia sudah menulis lebih dari 60 buku,
memiliki pengalaman yang luar biasa dalam hal tulis menulis, beliau memiliki
mimpi mendirikan 1000 perpustakaan dhuafa dan sekarang sudah berdiri 278
perpustakaan dhuafa di Indonesia. Dari proses perjalanan 60 buku, 10 buku sudah
difilmkan diantaranya Emak Ingin Naik Haji, Rumah Tanpa Jendela, Cinta Laki-Laki
Biasa, Surga yang Tak Dirindukan. Tak hanya difilmkan, ada beberapa novel yang
dijadikan dijadikan sinetron diantaranya: Catatan Hati Seorang Istri (mungkin
ini tontonan emak-emak setiap hari di salah satu TV swasta,,hehehhehehe),
Sakinah Bersama dan yang terbaru adalah Istri Kedua.
Menurut Mbak
Asma Nadia menulis profesi yang tidak ada bossnya, penulis sedikit dari profesi
yang tidak ada diskriminasinya. Banyak penulis yang memiliki keterbatasan,
mereka mampu menulis bahkan lebih dari 1 buku sudah mereka luncurkan. Semua
mempunyai peluang yang sama untuk jadi penulis, dari berbagai profesi bisa
menjadi seorang penulis. Pekerjaan apapun sangat bisa dinikahkan dengan profesi
apapun. Menulis profesi yang bisa dilakukan dimanapun, memiliki fleksibelitas
waktu yang disesuaikan dengan penulis. Dengan
menulis kita akan dikenang sepanjang hayat karena SEBUAH TULISAN ITU ABADI.
APAKAH PERLU BAKAT DALAM
MENULIS?
Tentu tidak kakak, menurut Mbak Asma
beliau sangat amat tidak berbakat menulis, ternyata 5% keberuntungan, 5% bakat,
90% kerjakeras. Tidak berbakat tidak masalah yang penting berproses berlatih
jam terbang diperbanyak, 90% tergantung kerja keras dari kita semua. Lima
persen keberuntungan semisal lebih dulu bertemu dengan penerbit. Untuk menjadi
seorang penulis hanya diperlukan 5% bakat, jadi jika tidak punya bakat tidak
masalah. Ini juga yang menjadikan saya semakin berfokus pada jangan menghakimi
anak didik kita bahwa mereka tidak punya bakat, karena semua ciptaan Allah
pasti memiliki bakat-bakatnya sendiri.
BAGAIMANA MENEMUKAN ALASAN
YANG KUAT UNTUK MENULIS?
Alasan sebagai motivasi yang kuat
untuk kita menulis, kita harus mencari tahu kenapa kita buntu Ketika menulis,
rasa motivasi dan rasa cinta terhadap tulisan. Mbak Asma tidak pecaya dengan orang
yang malas, dia hanya percaya dengan orang yang tidak termotivasi. Cari alasan
yang kuat untuk kalian menulis. Proses menulis tidak instan perlu perjalannya
yang panjang, selalu ada peluang bagi mereka untuk berusaha terus menekuni
bidangnya. Setiap punya pengalaman jika kita tuliskan, maka kita bisa
mewariskan tulisan ini kepada anak-anak kita. JADILAH ORANG YANG MENYEJUKAN,
KITA PERLU ORANG SABAR MENULIS BIAR SEMUA ORANG MENJADI ORANG YANG SABAR.
MOTIVASI MENULIS Mbak Asma Nadia
adalah: “MENULIS MERUPAKAN INVESTASI AKHIRAT SAYA, SELAMA KITA IKHLAS
MENULISNYA”. Menulis membuat kita untuk
lebih empati keadaan sekitar.
KUNCI TULISAN MENARIK
- IDECERITA: Menulis termudah adalah menulis kisah nyata supaya lebih dekat dengan pembaca, supaya lebih renyah dibaca. Sesuai pengalaman, pilih pengalaman, yang menyedihkan menyakitkan yang paling tidak terlupakan. PENGALAMAN MERUPAKAN KEKAYAAN DAN KHAS KARENA HANYA KAMU YANG MENGALAMINYA.
- TEKNIK PENYAJIAN: Judul (dibuat semenarik mungkin), Memiliki konflik yang kuat, Setting (latar waktu dan tempat yang menguatkan kita), Penokohan (bukan hanya secara fisik) dan Permainan Alur sehingga menjadi Ending yang berkesan.

No comments:
Post a Comment