Sunday, 27 September 2020

 

KULIAH UMUM PEMBATIK LEVEL 4: BERBAGI

“PEMANFAATAN MEDIA VIDEO CONFERENCE UNTUK BERBAGI”

Narasumber: Prof. Dr. Ir. R. Eko Indrajit, M. Sc., MBA., M.Phil., MA



Assalamualaikum Wr. Wb

Hai Sahabat Rumah Belajar!

Kembali Bersama saya Rhomadhoni Ira Martika dari Yogyakarta.

Pada kesempatan kali ini perkenankan saya untuk sedikit berbagi tentang kuliah umum yang saya lakukan selama mengikuti Pembatik Level 4: Berbagi.

Mohon maaf jika tulisan saya masih amburadul dan cenderung tidak menarik. Mohon masukan kritik dan saran di kolom komentar ya..

Langsung saja berikut tulisan saya, selamat membaca

            Sebelum merangkum kuliah umum kita bahas sedikit tentang narasumber. Bapak Eko Indrajit merupakan pakar teknologi yang berbakat. Tak hanya sebagai pakar, narasumber  berbagai seminar, ia juga seorang akademisi sekaligus penulis puluhan judul buku dan ratusan jurnal ilmiah yang telah dipublikasikan tingkat nasional maupun internasional.

 Dimasa pandemi ini sebagai seorang pendidika, tentu kita membutuhkan berbagai media conference untuk berbagi, diantaranya kita memakai Zoom, Webex, Googlemeet dll dan bisa menggunakan media apapun bisa dengan Handphone, Laptop, Ipad dll. Untuk itulah selama pandemic ini jangan lupa kita untuk selalu berbagai tentang kegiatan apapun yang sekiranya mendukung kita dalam proses KBM sehingga tercipta pemebalajaran yang menarik dengan menggunakan video conference,

 



MENGAPA HARUS BERBAGI?

·         Internet memberikan manfaaat kepada dunia karena para penggunanya saling berbagi.

·         Kekuatan sebuah komunitas terletak pada kesediaanya untuk saling berbagi ilmu dan pengetahuan.

·         Cara menabung paling mudah adalah dengan cara membagikan yang dimilki.

·         Dengan berbagi, maka nama seseorang akan dikenang sepanjang waktu, hingga ke anak cucu.

MENGAPA MENGGUNAKAN VIDEO CONFERENCE?

·         Cepat, mudah dan murah

·         Situasi dan kondisi pandemic

·         Massif dan viral secara efektif

PERMASALAHAN DALAM BERBAGI VIA VIDEO CONFERENCE

Waktu terbatas, yang ingin dibicarakan dan dibagikan banyak. Untuk menggunakan video conference yaitu harus menggunakan waktu sebaik dan seefektif mungkin agar apa yang kita sampaikan bisa diterima dengan baik, karena terlalu lama menggunakan video conference lama-lama yang menyaksikan juga akan bosan. Tidak bertemu secara fisik, sheingga sulit membangun engagement efektif. Jika kita tatap muka maka kita bisa melihat gesture tubuh partisipan maupun host. Infrastruktur dan piranti sleuruh pratisipan beragam, dengan kemampuan serta kehandalan/kinerja berbeda. Piranti yang tidak semunya sama ada yang ngrefreze, ngehang, kuota habis, internet tidak stabil.  Banyak hal yang sulit diperagakan Ketika menggunakan mode komunikasi terbatas.

PRINSIP DAN KIAT KOMUNIKASI DENGAN VIDEO CONFERENCE

·         Prinsip dan Kiat No.1

Tujuan berkomunikasi BUKAN sekedar MENYAMPAIKAN PESAN, tetapi MEMBUAT orang lain melakukan yang diinginkan. Para guru haru BELAJAR dan BERLATIH menyelenggarakan video conference dengan tujuan agar pendengarnya melakukan AKSI. Buatlah aktivitas tele-komunikasi dimana pada akhir sesi, partisipan MEMPERLIHATKAN apa yang dapat mereka LAKUKAN, buka apa yang mereka KETAHUI.

·         Prinsip dan Kiat No.2

Video conference memiliki banyak fitur yang harus disesuaikan dengan karakteristik pertemuan dan tujuan yang ingin dicapai bersama. Rencanakan strategi proses video conference dengan biak dan lakukan setting terhadap parameter teknis yang diperlukan pada aplikasi yang diipergunakan, jadilah atau tetapkan host dengan baik beserta aturan mainnta dan lakukan gladi resik secara efektif.

·         Prinsip dan Kiat No.3

Interaksi dan umpan balik sangatlah krusial dalam proses membagi ilmu melalui video conference agar para peserta termotivavsi untuk menyerap konten yang diberikan. Hindari berbeicara sendiri satu arah dalam situasi apapun. Lakukan komunikasi secara natural dan efektif, melalui berbagai fitur yang tersedia dalam video conference baik dalam lingkungan interksi satu arah, dua arah, maupun multi arah. Bahkan dalam mode sinkronus atau asinkronus, lakukan proses komunikasi yang alami seola-olah sedang berbicara secara fisik.

·         Prinsip dan Kiat No.4

Daya tahan dan jendela wkatu efektif dalam beraktivitas via tele-conference tidak banyal (prime time). Semakin lama berinteraksi, semakin rendah atensinya. Jangan terlampau banyak pesan yang disampaikan atau ilmu yang dibagi. Focus pada satu datau dua hal, namun bahas secara mendalam.

·         Prinsip dan Kiat No.5

Berbagai via video conference berada dalam lingkunga digital yang dapat direkam, sehingga banyak pihak yang dapat menikmatinya  kemudia. Pastikan interaksi berbagi anda direkam secara digital, agar dikemudian hari dapat diviralkan denagn tujuan sebanyak mungkin pihak memperoleh manfaat daripadanya.

 Pertanyaan Dari Partisipan Seminar Umum.

1.    Kendala selama PJJ, jika menggunakan video conference, peserta didik enggan masuk karena jaringan tidak stabil dan kuota boros. Adakah aplikasi video conference yang ringan?

Aturan dalam computer selama banyak audio semakin boros semakin banyak video semakin boros, apalagi video 2 arah. Banyak cara untuk melakukan bandwitch yang lambat, antara lain jika ingin suara lancar maka video dimatikan, resolusi video dikecilkan. Yang terpenting apakah tujuan kita memperlihatkan video, menampilkan video adalah cara mencapai tujuan.

2.    Adakah kiat-kita melakukan ice breaking pada saat kegiatan belajar-mengajar menggunakan vicon agar siswa tetap focus dan menyimak?

Siswa mineal senang dengan sesuatu yang special antimainstream. Maka lakukan hal antimainstream itu untuk melakukan ice breaking.

 

No comments:

Post a Comment

VLOG By MARTIKA

  Mempadupadankan Video Converence dan Rumah Belajar dalam Pembelajaran Daring