KULIAH
UMUM PEMBATIK LEVEL 4: BERBAGI
“PEMANFAATAN
MEDIA VIDEO CONFERENCE UNTUK BERBAGI”
Narasumber:
Prof. Dr. Ir. R. Eko Indrajit, M. Sc., MBA., M.Phil., MA
Assalamualaikum
Wr. Wb
Hai
Sahabat Rumah Belajar!
Kembali
Bersama saya Rhomadhoni Ira Martika dari Yogyakarta.
Pada
kesempatan kali ini perkenankan saya untuk sedikit berbagi tentang kuliah umum
yang saya lakukan selama mengikuti Pembatik Level 4: Berbagi.
Mohon
maaf jika tulisan saya masih amburadul dan cenderung tidak menarik. Mohon
masukan kritik dan saran di kolom komentar ya..
Langsung
saja berikut tulisan saya, selamat membaca
Sebelum merangkum kuliah umum kita bahas sedikit tentang narasumber. Bapak Eko Indrajit merupakan pakar teknologi yang berbakat. Tak hanya sebagai pakar, narasumber berbagai seminar, ia juga seorang akademisi sekaligus penulis puluhan judul buku dan ratusan jurnal ilmiah yang telah dipublikasikan tingkat nasional maupun internasional.
MENGAPA HARUS BERBAGI?
·
Internet memberikan manfaaat kepada dunia
karena para penggunanya saling berbagi.
·
Kekuatan sebuah komunitas terletak pada
kesediaanya untuk saling berbagi ilmu dan pengetahuan.
·
Cara menabung paling mudah adalah dengan cara membagikan
yang dimilki.
·
Dengan berbagi, maka nama seseorang akan
dikenang sepanjang waktu, hingga ke anak cucu.
MENGAPA
MENGGUNAKAN VIDEO CONFERENCE?
·
Cepat, mudah dan murah
·
Situasi dan kondisi pandemic
·
Massif dan viral secara efektif
PERMASALAHAN DALAM BERBAGI VIA VIDEO CONFERENCE
Waktu terbatas, yang ingin dibicarakan dan dibagikan banyak. Untuk menggunakan video conference yaitu harus menggunakan waktu sebaik dan seefektif mungkin agar apa yang kita sampaikan bisa diterima dengan baik, karena terlalu lama menggunakan video conference lama-lama yang menyaksikan juga akan bosan. Tidak bertemu secara fisik, sheingga sulit membangun engagement efektif. Jika kita tatap muka maka kita bisa melihat gesture tubuh partisipan maupun host. Infrastruktur dan piranti sleuruh pratisipan beragam, dengan kemampuan serta kehandalan/kinerja berbeda. Piranti yang tidak semunya sama ada yang ngrefreze, ngehang, kuota habis, internet tidak stabil. Banyak hal yang sulit diperagakan Ketika menggunakan mode komunikasi terbatas.
PRINSIP
DAN KIAT KOMUNIKASI DENGAN VIDEO CONFERENCE
·
Prinsip dan Kiat No.1
Tujuan berkomunikasi BUKAN sekedar MENYAMPAIKAN PESAN,
tetapi MEMBUAT orang lain melakukan yang diinginkan. Para guru haru BELAJAR dan
BERLATIH menyelenggarakan video conference dengan tujuan agar pendengarnya
melakukan AKSI. Buatlah aktivitas tele-komunikasi dimana pada akhir sesi,
partisipan MEMPERLIHATKAN apa yang dapat mereka LAKUKAN, buka apa yang mereka
KETAHUI.
·
Prinsip dan Kiat No.2
Video conference memiliki banyak fitur yang harus
disesuaikan dengan karakteristik pertemuan dan tujuan yang ingin dicapai bersama.
Rencanakan strategi proses video conference dengan biak dan lakukan setting
terhadap parameter teknis yang diperlukan pada aplikasi yang diipergunakan,
jadilah atau tetapkan host dengan baik beserta aturan mainnta dan lakukan gladi
resik secara efektif.
·
Prinsip dan Kiat No.3
Interaksi dan umpan balik sangatlah krusial dalam proses
membagi ilmu melalui video conference agar para peserta termotivavsi untuk
menyerap konten yang diberikan. Hindari berbeicara sendiri satu arah dalam
situasi apapun. Lakukan komunikasi secara natural dan efektif, melalui berbagai
fitur yang tersedia dalam video conference baik dalam lingkungan interksi satu
arah, dua arah, maupun multi arah. Bahkan dalam mode sinkronus atau asinkronus,
lakukan proses komunikasi yang alami seola-olah sedang berbicara secara fisik.
·
Prinsip dan Kiat No.4
Daya tahan dan jendela wkatu efektif dalam beraktivitas via
tele-conference tidak banyal (prime time). Semakin lama berinteraksi, semakin
rendah atensinya. Jangan terlampau banyak pesan yang disampaikan atau ilmu yang
dibagi. Focus pada satu datau dua hal, namun bahas secara mendalam.
·
Prinsip dan Kiat No.5
Berbagai via video conference berada dalam lingkunga
digital yang dapat direkam, sehingga banyak pihak yang dapat menikmatinya kemudia. Pastikan interaksi berbagi anda
direkam secara digital, agar dikemudian hari dapat diviralkan denagn tujuan
sebanyak mungkin pihak memperoleh manfaat daripadanya.
1. Kendala
selama PJJ, jika menggunakan video conference, peserta didik enggan masuk
karena jaringan tidak stabil dan kuota boros. Adakah aplikasi video conference
yang ringan?
Aturan dalam computer selama banyak audio semakin boros
semakin banyak video semakin boros, apalagi video 2 arah. Banyak cara untuk
melakukan bandwitch yang lambat, antara lain jika ingin suara lancar maka video
dimatikan, resolusi video dikecilkan. Yang terpenting apakah tujuan kita
memperlihatkan video, menampilkan video adalah cara mencapai tujuan.
2. Adakah
kiat-kita melakukan ice breaking pada saat kegiatan belajar-mengajar
menggunakan vicon agar siswa tetap focus dan menyimak?
Siswa mineal senang dengan sesuatu yang special antimainstream. Maka lakukan hal antimainstream itu untuk melakukan ice breaking.
