BERKARYA DAN BERBAGI LEWAT RUMAH BELAJAR
Oleh: Rhomadhoni Ira Martika, S.Pd,Gr
SRB Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
Portal
rumah belajar merupakan salah satu solusi untuk pembelajaran terintegrasi TIK
sangat tepat digunakan pada pendidikan 4.0. Banyak guru dan tenaga pendidikan
yang belum terlalu familiar dengan Portal Rumah Belajar sehingga perlu diadakan
sosialisasi tentang keberadaan portal rumah belajar. Salah satu langkah yang
dilakukan oleh Pustekkom adalah memilih Duta Rumah Belajar di setiap provinsi.
Menjadi Duta Rumah Belajar memang tidak mudah, dibutuhkan perjuangan luar biasa
dan tahapan yang panjang hingga akhirnya dapat terpilih menjadi duta.
Perkenalkan
saya Rhomadhoni Ira Martika, guru matematika di SMP Islam Al Azhar 26
Yogyakarta. Awal mula saya memang tidak berniat mengikuti tahapan menjadi duta
rumah belajar, namun dorongan dari seorang teman memantapkan hati saya untuk
mengikuti tahapan-tahapan dalam pemilihan duta rumah belajar yaitu pembaTIK. Setelah
yakin untuk mengikuti pembaTIK, saya memberanikan diri untuk mendaftar menjadi
Duta Rumah Belajar dengan melalui tahap di level 1 (Literasi). Pada level
tersebut dilaksanakan diklat secara daring, saya harus membaca beberapa modul
berkaitan dengan pengintegrasian TIK dalam pembelajaran dan tentang Portal
Rumah Belajar. Di akhir level diadakan ujian yang dilaksanakan secara daring
pula. Alhamdulilah dapat mengerjakan ujian akhir dengan baik hingga dinyatakn
lolos ke level 2 (Implementasi) walaupun dengan nilai yang pas dengan KKM.
Pada
level 2 metode pelatihan juga dilaksanakan secara daring. Pada tahap ini saya
semangat saya mulai berkurang apalagi di tengah pandemic covid 19, karena pada
level ini selain membaca peserta juga harus dituntut untuk dapat
mengimplementasikan pengetahuan yang didapatkannya dalam pembelajaran. Tugas
yang diberikan pada level dua yaitu membuat rencana pembelajaran yang berbasis
TIK, pemanfaatan Portal Rumah Belajar dan membuat video proses pembelajaran
yang menggunakan Portal Rumah Belajar.Meskipun cukup berat karena pelatihan ini
dilaksanakan di tengah kesibukan dalam melaksanakan pekerjaan sebagai guru. Dan
alhamdulilah setelah melaksanakan tugas akhir saya dinyatakan lolos ke level 3.
Metode
pelatihan yang dilaksanakan di level 3 masih tetap daring karena masih adanya
pandemic covid 19. Pada level ini, energi cukup terkuras karena saya harus
membuat video pembelajaran interaktif, yang sebelumnya belum pernah tampil di
depan kamera untuk melakukan take video. Alhamdulilah dengan tekat yang kuat
berhasil membuat video pembelajaran dan berhasil lolos di Level 4: Berbagi.
Pada
level berbagi merupakan level yang paling berat, karena banyaknya tugas yang
harus diselesaikan. Saya bertekad melakukan dan menyelesaikan tugas sebaik
mungkin. Inti dari level berbagi ini adalah harus bisa mensosialisakan rumah
belajar di kalangan pendidik, karena banyaknya pelaku Pendidikan yang belum
mengetahui portal rumah belajar. Beberapa sosialisasi yang saya lakukan adalah
dengan melakukan video conference untuk memperkelankan rumah belajar, sharing
atau ngepost sesuatu yang terkait dengan rumah belajar di berbagai media
sosial. Semoga level 4 berbagi ini dapat saya lalui dengan baik sehingga portal
rumah belajar dapat di kenal oleh semua orang. Level 4 ini mendorong saya untuk
selalu berkarya, sehingga karya saya bisa dimanfaatkan oleh semua orang.
No comments:
Post a Comment