Wednesday, 21 October 2020

VLOG By MARTIKA

 Mempadupadankan Video Converence dan Rumah Belajar dalam Pembelajaran Daring



HASIL KARYA (PORTOFOLIO)

HASIL KARYA: Video Pembelajaran Matematika Materi Bentuk Ajabar

Assalamualaikum Sahabat Rumah Belajar. Saya mau berbagi sedikit yang tentang hasil karya saya dalam membuat video. Hasil karya ini sudah saya ada di channel youtube: 
MATHLICIOUSMartika (https://www.youtube.com/user/secretgirl156)



 

BERKARYA DAN BERBAGI LEWAT RUMAH BELAJAR

Oleh: Rhomadhoni Ira Martika, S.Pd,Gr

SRB Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

 

Portal rumah belajar merupakan salah satu solusi untuk pembelajaran terintegrasi TIK sangat tepat digunakan pada pendidikan 4.0. Banyak guru dan tenaga pendidikan yang belum terlalu familiar dengan Portal Rumah Belajar sehingga perlu diadakan sosialisasi tentang keberadaan portal rumah belajar. Salah satu langkah yang dilakukan oleh Pustekkom adalah memilih Duta Rumah Belajar di setiap provinsi. Menjadi Duta Rumah Belajar memang tidak mudah, dibutuhkan perjuangan luar biasa dan tahapan yang panjang hingga akhirnya dapat terpilih menjadi duta.

Perkenalkan saya Rhomadhoni Ira Martika, guru matematika di SMP Islam Al Azhar 26 Yogyakarta. Awal mula saya memang tidak berniat mengikuti tahapan menjadi duta rumah belajar, namun dorongan dari seorang teman memantapkan hati saya untuk mengikuti tahapan-tahapan dalam pemilihan duta rumah belajar yaitu pembaTIK. Setelah yakin untuk mengikuti pembaTIK, saya memberanikan diri untuk mendaftar menjadi Duta Rumah Belajar dengan melalui tahap di level 1 (Literasi). Pada level tersebut dilaksanakan diklat secara daring, saya harus membaca beberapa modul berkaitan dengan pengintegrasian TIK dalam pembelajaran dan tentang Portal Rumah Belajar. Di akhir level diadakan ujian yang dilaksanakan secara daring pula. Alhamdulilah dapat mengerjakan ujian akhir dengan baik hingga dinyatakn lolos ke level 2 (Implementasi) walaupun dengan nilai yang pas dengan KKM.

Pada level 2 metode pelatihan juga dilaksanakan secara daring. Pada tahap ini saya semangat saya mulai berkurang apalagi di tengah pandemic covid 19, karena pada level ini selain membaca peserta juga harus dituntut untuk dapat mengimplementasikan pengetahuan yang didapatkannya dalam pembelajaran. Tugas yang diberikan pada level dua yaitu membuat rencana pembelajaran yang berbasis TIK, pemanfaatan Portal Rumah Belajar dan membuat video proses pembelajaran yang menggunakan Portal Rumah Belajar.Meskipun cukup berat karena pelatihan ini dilaksanakan di tengah kesibukan dalam melaksanakan pekerjaan sebagai guru. Dan alhamdulilah setelah melaksanakan tugas akhir saya dinyatakan lolos ke level 3.

Metode pelatihan yang dilaksanakan di level 3 masih tetap daring karena masih adanya pandemic covid 19. Pada level ini, energi cukup terkuras karena saya harus membuat video pembelajaran interaktif, yang sebelumnya belum pernah tampil di depan kamera untuk melakukan take video. Alhamdulilah dengan tekat yang kuat berhasil membuat video pembelajaran dan berhasil lolos di Level 4: Berbagi.

Pada level berbagi merupakan level yang paling berat, karena banyaknya tugas yang harus diselesaikan. Saya bertekad melakukan dan menyelesaikan tugas sebaik mungkin. Inti dari level berbagi ini adalah harus bisa mensosialisakan rumah belajar di kalangan pendidik, karena banyaknya pelaku Pendidikan yang belum mengetahui portal rumah belajar. Beberapa sosialisasi yang saya lakukan adalah dengan melakukan video conference untuk memperkelankan rumah belajar, sharing atau ngepost sesuatu yang terkait dengan rumah belajar di berbagai media sosial. Semoga level 4 berbagi ini dapat saya lalui dengan baik sehingga portal rumah belajar dapat di kenal oleh semua orang. Level 4 ini mendorong saya untuk selalu berkarya, sehingga karya saya bisa dimanfaatkan oleh semua orang.

 

BERBAGI ILMU DENGAN VIDEO CONVERENCE

Oleh: Rhomadhoni Ira Martika, S.Pd, Gr

SRB Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

Pandemi virus corona yang sedang melanda dunia cukup membuat dunia pendidikan terguncang. Pasalnya kegiatan pembelajaran tatap muka tergantikan dengan pembelajaran daring berbasis video conference. Saya merupakan guru matematika di salah satu sekolah swasta provinsi DIY. Alhamdulilah pembelajaran daring ini memaksa kita guru dan murid untuk memanfaat video conference dalam pembelajaran antara lain zoom, webex dan teams. Tidak hanya menggunakan video conference kami juga menggunakan portal rumah belajar sebagai sumber belajar dan Tv Edukasi. Sebagai contoh penggunaan Tv Edukasi adalah penyempaian materi tentang relasi dan fungsi kelas 8. Penggunakan TV Edukasi ini membuat murid lebih tertarik dengan proses pembelajaran karena tampilan video dan durasinya yang singkat namun padat dan jelas. Tidak hanya menggunakan Tv Edukasi, saya juga menggunakan Quizizz untuk membuat pembelajaran daring menjadi lebih menarik.

Dalam pembelajaran daring tentu kita tidak selalu berjalan mulus, ada beberapa kendala yang menyertai kami dalam proses pembelajaran diantara sinyal yang kurang bersahabat dan tentunya kuota yang tidak mencukupi, selain itu rasa bosan ketika pembelajaran menjadi momok bagi kami. Namun dengan semua itu kami masih tetap bersyukur karena masih bisa bertemu dengan murid-murid walaupun hanya lewat video converence. Semoga pandemi ini segera berakhir sehingga kami bisa bertatap muka lagi dengan murid dalam pembelajaran tatap muka. 

VLOG By MARTIKA

  Mempadupadankan Video Converence dan Rumah Belajar dalam Pembelajaran Daring